oleh

Corona Menyerang Dunia, Ini Daftar Negara Selamat dari Ancaman COVID-19

INTERNASIONAL, ruber.id – Virus corona atau COVID-19 dikonfirmasi merupakan jenis virus baru yang mudah menular dan cepat menyebar.

Saat ini, virus corona yang kali pertama dikonfirmasi berada di Wuhan, China ini sudah menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Dilansir dari laman Kompas.com, hingga Sabtu (28/3/2020), di seluruh dunia sudah ada 617.288 kasus COVID-19.

Total kasus itu di antara 28.377 kematian, dan lebih dari kasus 130.000.

Namun, meski sudah menyebar ke berbagai belahan dunia dan mengancam keselamatan manusia di bumi, beberapa negara melaporkan masih negatif kasus COVID-19.

Berikut Ini Daftar Negara Selamat dari Corona:
Korea Utara
Berbatasan langsung dengan China dan Korea Selatan, Korea Utara merupakan salah satu negara pertama di dunia, yang mulai menutup perbatasannya.

Selain itu, negara yang dipimpin Kim Jong Un ini juga telah membangun langkah demi langkah antiepidemi COVID-19.

Sejumlah langkah intensif yang dilakukan ini terbukti mencegah penyebaran virus corona di Korea Utara.

Turkmenistan
Negara yang mengonfirmasi negatif COVID-19 ini justru turut membantu negara tetanggnya Iran, dalam mengatasi penyebaran COVID-19.

Turkmenistan dilaporkan mengirim pasokan medis dan makanan ke Iran, yang telah terjangkit COVID-19 dengan lebih dari 32.000 kasus.

Beberapa hal yang dilakukan pemerintah Turkmenistan mengikuti jejak Korea Utara.

Seperti membatasi perjalanan, pembersihan massal, hingga kampanye penyadaran mengatasi pandemi COVID-19 ini.

Tajikistan
Negara lain yang melaporkan masih terbebas dari COVID-19 adalah Tajikistan.

Meski pemerintahnya mengonfirmasi masih negatif corona. Akan tetapi, pihak berwenang di negara ini juga telah mulai memberlakukan sejumlah kebijakan.

Di antaranya pembatasan baru pada perjalanan, dan pertemuan publik setelah pandemi corona.

Yaman
Pemerintah Yaman secara resmi mengonfirmasi masih negatif COVID-19.

Negara yang dilanda perang saudara, konflik berkepanjangan, dilanda kelaparan dan penyakit ini telah mengalami, apa yang PBB anggap sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Departemen Luar Negeri Amerika Sekitar juga memotong bantuan ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak, termasuk ibukota Sanaa, Yaman, baru-baru ini.

Kondis ini, ternyata berdampak pada kemampuan Yaman untuk mencegah, mendeteksi, hingga melawan infeksi COVID-19.

Sudan Selatan
Pemerintah Sudan Selatan juga telah memastikan terbebas dari COVID-19.

Namun, perang saudara negara Sub-Sahara, yang membuat para pengungsi tetap berada di kamp padat penduduk ini berpotensi berisiko terhadap wabah penyakit seperti virus corona.

Botswana dan Lesotho
Negara yang dikurung daratan ini juga belum melaporkan adanya COVID-19.

Burundi, Malawi, Sierra Leone, Komoro
Negara di Afrika Timur dan Afrika Barat atau negara-negara kepulauan Komoro dan Sao Tomé dan Príncipe ini juga masih negatif COVID-19.

Kepulauan Cook, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau, Samoa, Kepulauan Solomon, Tuvalu dan Vanuatu
Meski virus corona dengan cepat melintasi lautan, sejumlah negara kepulauan di Pasifik Selatan ini dilaporkan selamat dari ancaman COVID-19.

Termasuk juga di dalamnya Kepulauan Cook, Kepulauan Marshall, Samoa, Kepulauan Solomon, Tuvalu, Vanuatu, Mikronesia, Nauru, dan Palau.

Keberhasilan negara-negara ini dalam menghadapi pandemi corona adalah mereka telah menggunakan penguncian drastis negaranya untuk mencegah penyebaran corona virus ini. (R003)

BACA JUGA: Kasus Pelanggaran HAM di Dunia, di Palestina di Antaranya

loading...