Warga Kesal, Pelayanan Dinilai Masih Buruk, Tarif PDAM Malah Dinaikkan

By Anastasya 08 Nov 2018, 11:32:17 WIBGarut

Warga Kesal, Pelayanan Dinilai Masih Buruk, Tarif PDAM Malah Dinaikkan

PELANGGAN Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut menyesalkan terjadinya kenaikan tarif PDAM. muhammad nur/ruang berita


GARUT, ruber -- Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut menyesalkan terjadinya kenaikan tarif PDAM. Apalagi mereka menilai selama ini mutu pelayanan PDAM Tirta Intan masih sangat buruk. 

Encep, 39, misalnya. Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Intan yang beralamat di Komplek Bumi Cimanganten Asri, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kaler, menyebutkan, dalam kondisi pelayanan seperti selama ini sangat tidak pantas jika PDAM menaikkan tarif. 

Seharusnya, kata dia, pihak pengelola PDAM lebih memperhatikan mutu pelayanan yang selama ini dinilainya sangat buruk. 

"Kok nggak malu-malunya pihak pengelola PDAM menaikkan tarif. Sedangkan mutu pelayanan yang mereka berikan selama ini sangat mengecewakan kami selaku pelanggannya," kata Encep, Kamis (8/11/2018).

Dikatakannya, selama ini pelanggan PDAM selalu dibuat repot akibat sering terjadinya gangguan aliran air ke rumah pelanggan. Setiap harinya air tak pernah lancar mengalir. 

Dalam sehari, rata-rata hanya 2 jam. Itu pun, kata dia, hanya menjelang tengah malam yakni antara jam 23.00-24.00 WIB. Ini tentu sangat merepotkan pelanggan karena terpaksa setiap hari harus rela begadang hanya demi bisa menampung air untuk memenuhi kebutuhan esok hari. 

"Dalam satu hari satu malam, air PDAM hanya mengalir dua jam saja itu pun saat menjelang tengah malam. Jadinya setiap hari kami harus begadang karena jika sampai ketiduran, kami tak akan bisa menampung air," katanya. 

Oleh karena itu, Encep meminta pihak pengelola PDAM terlebih dahulu introspeksi diri sebelum memutuskan menaikkan tarif. 

"Sebaiknya perbaiki dulu mutu pelayanan terhadap pelanggan, bukan sekadar memikirkan bagaimana mencari keuntungan sebanyak-banyaknya," ujarnya. 

Encep pun berharap pemerintah dalam hal ini Pemkab Garut dan DPRD Garut tidak begitu saja menyetujui keinginan pihak pengelola PDAM Tirta Intan untuk menaikkan tarif. Ada baiknya Pemkab Garut dan DPRD melakukan evaluasi terkait kinerja dan mutu pelayanan PDAM selama ini. 

Dijelaskannya, dari informasi yang didapatkannya, semula tarif PDAM hanya Rp 2.100 per meter kubik. Namun kini pihak pengelola PDAM menaikannya menjadi Rp3.150 atau naik sebesar Rp1.050 per meter kubiknya. 

Hingga sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak pengelola PDAM Tirta Intan Garut terkait keluhan para pelanggan dalam menyikapi kenaikan tarif PDAM. 

Direktur PDAM Tirta Intan Garut, Aja Rowikarim, belum bisa memberikan keterangan ketika dikonfirmasi masalah ini. muhammad nur

loading...



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment