Inilah Daftar Korban Banjir dan Longsor Cipatujah Tasikmalaya yang Berhasil Dievakuasi

By Anastasya 08 Nov 2018, 12:38:15 WIBPeristiwa

Inilah Daftar Korban Banjir dan Longsor Cipatujah Tasikmalaya yang Berhasil Dievakuasi

BANJIR bandang di Cipatujah mengakibatkan jembatan Pasanggrahan roboh. ist/ruang berita


ruber -- Korban banjir dan longsor yang menimpa tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya bertambah menjadi 5 orang dan 1 orang hilang.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran persnya kepada tribun, Rabu (7/11/2018) malam, banjir dan longsor yang terjadi pada Selasa (6/11/2018) jam 04.00 WIB melanda enam desa di tiga kecamatan. 

Yakni Desa Ciandum, Desa Bantar Kalong, dan Desa Cipatujah di Kecamatan Cipatujah; Desa Cikupa dan Desa Ciawi di Kecamatan Karang Nunggal; dan Desa Ciluya di Kecamatan Culamega.

Sebanyak 5 orang meninggal dunia dan satu orang hilang akibat terseret banjir dan tertimbun longsor.

Berikut nama korban banjir dan longsor di Cipatujah:

1. Mardin, 52, warga Kampung
    Cilunjang Desa Cikuya 
    Kecamatan Culamega
2. Elsa, 5, warga Kampung 
    Cikondang Desa Bojongsari 
    Kecamatan Culamega
3. Aning, 52, warga Kampung 
    Cikondang Desa Bojongsari 
    Kecamatan Culamega
4. Sapi’in, 40, warga Desa 
    Bojongsari Kecamatan Cipatujah 5. Odin, 45, warga Desa Kujang 
    Kecamatan Karang Nunggal.

Kelima korban itu telah ditemukan dan diserahkan pada pihak keluarga.

Sementara satu orang yang dinyatakan hilang bernama Fajar Fian, 10, warga Desa Sindangreja Kecamatan Cikalong yang terseret banjir.

Fajar hilang pada Selasa sekitar jam 10.00 WIB saat sedang berenang dengan temannya.

Menurut temannya, saat Fajar loncat ke sungai, korban langsung tereret arus kemudian tenggelam.

Total warga yang terdampak akibat banjir dan longsor mencapai 498 KK, yang terdiri dari 205 KK di Kecamatan Cipatujah, 193 KK di Kecamatan Karang Nunggal, dan 100 KK di Kecamatan Culamega.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama aparat setempat dan relawan hingga kini masih terus melakukan penanganan darurat. tasya

Sumber: Tribunnews.com

loading...



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment