28.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Banyak Konten Syur, Kemkominfo Ancam Take Down Link Tayangan Kimi Hime

KIMI Hime. net/ruang berita

ruber — Lantaran akun youtube-nya dianggap melanggar norma kesusilaan, Kemkominfo panggil youtuber Kimi Hime.

Namun, karena tidak direspons hingga 5 kali pengiriman e-mail, bahkan hingga DM ke instagram miliknya sejak Senin, (22/7/2019), maka Kemkominfo akhirnya memberikan waktu 1 sampai 2 hari ke depan sejak terhitung hari ini, Rabu (24/7/2019) untuk memenuhi panggilan kemkominfo.

“Jika masih saja tidak direspons dalam waktu 1 hingga 2 hari mendatang, maka langkah awal kita akan melakukan take down beberapa konten youtube yang menurut pandangan kami melanggar norma kesusilaan,“ ujar Plt Kabiro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, seperti dilansir merdeka.com.

BACA JUGA:  Kreator YouTube Ketar-ketir, Banyak Pengguna Beralih ke TikTok

“Yang kami tindak itu konten-konten yang melanggar kesusilaan ya, bukan akunnya. Karena tidak semua konten bermasalah di youtube-nya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Durasi Video Tiktok Lebih Panjang, Hingga 3 Menit per Konten

Youtuber Kimi Hime ini dipanggil lantaran adanya laporan dari Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) pada komisi I DPR RI.

Selanjutnya, laporan ini dibahas dengan Kemkominfo saat RDP pada Kamis (18/7/2019) lalu.

“Pihak Kemkominfo diminta bertindak terhadap konten-konten youtube Kimi Hime yang melanggar kesusilaan, baik kata-kata maupun gambarnya. Kami juga sudah minta ke dia untuk memblokir sendiri atau paling tidak men-take-down yang kami maksud itu “ katanya.

Kemkominfo memanggil youtuber yang memiliki 2 juta subscribe untuk menyampaikan beberapa keterangan yang diminta.

BACA JUGA:  Kamu Selebgram atau Youtuber? Ini Kata Menkeu Soal Pajak yang Dikenakan

“Untuk itu kami undang dia ke Kemkominfo, dan kami akan menyampaikan link-link yang melanggar norma kesusilaan dimaksud,” pungkasnya. dk

 

SUMBER: merdeka.com

BACA JUGA:  Siap-siap Patah Hati Penggemar, Young Lex Bakal Nikah Tahun Ini

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles