Awas! Kekurangan Asupan Cairan Dapat Berisiko Gagal Jantung

Awas! Kekurangan Asupan Cairan Dapat Berisiko Gagal Jantung
Foto ilustrasi from Pixabay Istockphoto

BERITA TIPS, ruber.id Tubuh memerlukan cairan agar tidak dehidrasi, Kekurangan cairan dapat menyebabkan gagal jantung. Asupan cairan harus mencukupi terlebih di bulan puasa seperti sekarang.

Karena, ketika tubuh kekurangan asupan cairan, akan berisiko terhadap kesehatan, salah satunya berisiko gagal jantung.

Studi Kasus

Sebuah studi yang diterbitkan di European Heart Journal, seperti dilansir dari CNN Indonesia, menemukan cukup asupan cairan akan menurunkan sejumlah masalah jantung serius termasuk gagal jantung.

Para peneliti memulai penelitian dengan riset praklinis yang mengungkap hubungan pengerasan otot jantung (fibrosis jantung) dan dehidrasi.

Riset praklinis dilakukan dengan analisis lebih dari 15 ribu data dari orang berusia 45-66 tahun.

Baca juga:  Tips Mencegah Bulu Anjing Rontok

Studi ini pun dilanjutkan dengan mengamati orang yang memiliki tingkat hidrasi normal.

Hasilnya, peneliti melihat hidrasi dari kadar natrium serum yang meningkat saat tubuh kurang cairan.

Dari sebanyak 11.814 partisipan, sebanyak 1.366 atau 11,56 persen mengalami gagal jantung.

“Mengurangi asupan garam, minum cukup air, dan tetap terhidrasi adalah cara untuk mendukung jantung kita. Dan bisa membantu menurunkan risiko jangka panjang penyakit jantung,” ujar Natalia Dmitrieva, pemimpin studi dan peneliti di Laboratory of Cardiovascular Regenerative Medicine di National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Seperti dikutip Eat This, Not That!.

Selain itu, kadar natrium serum juga membantu peneliti menemukan mereka yang berusia lebih tua memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertrofi ventrikel kiri atau pembesaran jantung.

Baca juga:  Ini Pantangan yang Harus Dihindari pada Helm Motor, Nomor 3 Mengerikan

Studi ini juga menemukan peserta usia paruh baya dengan kadar natrium lebih tinggi dari 142 beresiko mengalami gagal jantung seiring bertambahnya usia.

Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk tetap menjaga hidrasi untuk mencegah risiko.

Faktor Orang Tua Usia Lanjut Rentan Dehidrasi