28.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Gula

BERITA TIPS & HOBI, ruber.id – Asupan gula berlebih bisa memicu sejumlah penyakit. Maka dari itu, kenali tanda tubuh kelebihan asupan gula. Telah diketahui, asupan gula tak terkontrol bisa berujung pada meningkatnya risiko sejumlah penyakit seperti diabetes.

Pada tingkat lebih lanjut, diabetes bisa memicu komplikasi seperti penyakit jantung. Untuk mencegahnya, Anda perlu membatasi asupan gula harian.

Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi gula harian pada 4 sdm atau sekitar 50 gram. Angka itu dianggap aman untuk konsumsi gula harian.

Namun sayangnya, tak sedikit orang kebablasan dalam mengonsumsi gula. Tubuh sendiri memberikan beberapa tanda saat Anda kelebihan asupan gula. Berikut tandanya, mengutip dari berbagai sumber:

Tubuh Lemas

Laura Burak, ahli diet yang berbasis di New York mengatakan, konsumsi terlalu banyak gula tambahan tanpa cukup serat, lemak dan protein, membuat insulin disekresikan dengan lebih cepat untuk menstabilkan gula darah.

BACA JUGA:  Ini Segudang Manfaat Masker Kopi untuk Wajah yang Perlu Anda Tahu

Akibatnya, penurunan kadar gula darah terjadi dengan cepat pula. Anda akan merasakan lonjakan energi diikuti dengan penurunan energi.

BACA JUGA:  Buah Ini Dapat Membantu Anda Tidur Nyenyak, Cobain Deh!

Banyak orang, terutama mereka yang hidup dengan diabetes, melaporkan naik-turun gula darah dan seberapa besar pengaruhnya terhadap tingkat energi mereka secara keseluruhan.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda memilih sumber karbohidrat yang meningkatkan gula darah secara perlahan dan stabil seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Perut Kembung

Kelebihan konsumsi gula juga bisa ditandai dengan perut kembung. Mengutip dari Harpers Bazaar, bakteri jahat sangat senang memakan gula dan menghasilkan gas. Produksi gas berlebihan bisa menimbulkan rasa sakit, rasa tidak nyaman pada perut dan kembung.

Kenaikkan Berat Badan

Gula banyak dihindari mereka yang sedang diet menurunkan berat badan. Gula memang menaikkan angka di timbangan, terutama di area tubuh bagian tengah. Bagaimana bisa?

BACA JUGA:  Kesulitan Tidur Nyenyak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Insomnia

Profesor kedokteran di Emory School of Medicine, Sharon Bergquist menyebutkan, kelebihan glukosa diubah menjadi glikogen lalu disimpan di otot dan organ hati.

Saat simpanan glikogen mencapai kapasitas maksimal, glukosa yang masih tersisa diubah menjadi trigliserida atau lemak.

Seiring waktu, lemak bisa menumpuk di organ vital seperti jantung, hati dan pankreas. Akibatnya, ukuran lingkar pinggang bertambah dan risiko penyakit kardiovaskular meningkat.

BACA JUGA:  Jangan Makan Pedas saat Stres, Akibatnya Bisa Lebih Parah

Timbul Jerawat

Jerawat membandel bisa diakibatkan kelebihan konsumsi gula. Mengutip dari Medical News Today, studi pada 2018 pada mahasiswa di China menunjukkan, mereka yang mengonsumsi minuman berpemanis tujuh kali per minggu lebih berisiko timbul jerawat moderat dan berat

Susah Tidur

Konsumsi makanan atau minuman bergula akan meningkatkan energi dengan cepat. Jika Anda kelebihan asupan gula di malam hari, tubuh yang seharusnya beristirahat malah jadi segar dan aktif. Jika Anda memiliki masalah tidur, sebaiknya kurangi konsumsi gula, terutama saat malam hari.

BACA JUGA:  Segudang Manfaat Yoghurt yang Wajib Anda Tahu, Atasi Jerawat hingga Osteoporosis

Adiksi Terhadap Makanan Manis

Cokelat, cake atau minuman boba mendatangkan perasaan nyaman. Tentu Anda ingin merasakan sensasi serupa, sehingga ada keinginan untuk terus mengonsumsi makanan bergula.

Keinginan itu terbilang wajar. Sebuah studi pada 2019 menyebut, kelebihan konsumsi gula berhubungan dengan aktivasi jalur neural reward. Itu lah mengapa konsumsi makanan tinggi gula disandingkan dengan efek euforia konsumsi obat-obatan.

Serotonin dan dopamin, hormon perasaan bahagia, dikeluarkan otak saat kita makan makanan manis dan kita mengalami rasa bahagia temporer dan ketenangan.

Penuaan Dini

Sebagai dampak jangka panjang, kelebihan konsumsi gula akan menimbulkan tanda-tanda penuaan dini. Misalnya saja, kerusakan pada protein, kolagen, dan elastin kulit sehingga munculnya kerutan serta garis-garis halus di kulit. (CW-002)

BACA JUGA:  Sudah Coba Diet Jepang buat Turunin Berat Badan? Caranya Mudah Lho!

BACA JUGA: Berat Badan Turun 2 Kilogram dalam Seminggu, Simak Tips Diet Ini!

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles