Minggu, 27 Sep 2020

ASN Mangkir, Mendagri Tetapkan Sanksi Skorsing dan Potongan Tunjangan  

Baca Juga

Belasan Petahana Kades di Pangandaran Gagal Terpilih

Belasan Petahana Kades di Pangandaran Gagal Terpilih PANGANDARAN, ruber.id -- Belasan petahana kepala desa (kades) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kalah bertarung dipemilihan kepala desa...

Cerita Pilu Atin, TKI asal Sumedang yang Bekerja dan Meninggal di Malaysia

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Atin Permana, 24. Atin...

Kang Rinso Ajak Warga Sumedang Pahami 4 Pilar Kebangsaan

SUMEDANG, ruber.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Ridwan Solichin menyosialisasi 4 pilar kebangsaan. Kegiatan yang dihadiri 35...

Tambah 2, Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Tembus 50 Kasus

TASIKMALAYA, ruber.id - Konfirmasi pasien positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tembus 50 kasus, Senin (14/9/2020). Pada Sabtu pekan...

ruber —  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan sanksi kepada pegawainya yang mangkir pada hari ini, Senin (10/6/2019), atau hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

Sanksi yang dikenakan pada pegawai yang tidak masuk itu berupa skorsing tiga hari, potongan tunjangan kerja, ditambah peringatan tertulis.

Tjahjo mengatakan, pegawai yang tidak masuk kerja diberi tambahan lagi selama tiga hari, karena libur 12 hari dianggap masih kurang.

“Diberi skorsing tiga hari, ditambah peringatan tertulis resmiserta potongan tunjangan kerja,” ungkap Tjahjo, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Tjahjo menambahkan, stafnya diperbolehkan tidak hadir pada hari pertama masuk kerja jika memang memiliki alasan yang jelas. Misalnya izin sakit dan keperluan keluarga yang betul-betul bisa ditinggalkan.

Kemendari menggelar upacara pada hari pertama kerja seusai cuti bersama. Kegiatan itu dihadiri oleh pejabat ASN eselon satu, dua, dan seluruh pegawai Kemendagri.

Setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri dan libur Lebaran, masyarakat diminta kembali beraktivitas seperti biasa. Begitu juga dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).  ASN yang tidak masuk kerja pada hari pertama seusai Lebaran, akan dijatuhi sanksi.

Hal ini telah disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia lewat Surat Menteri PANRB Nomor: B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H. red

 

Foto dan sumber berita: kompas.com

 

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif COVID-19 Kabupaten Tasik Tambah 15 Orang dalam Sepekan

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terus bertambah. Sebelumnya, kasus konfirmasi COVID-19...

30 Pasien Positif COVID-19 Sumedang Masih Jalani Perawatan

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2020) total...

Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terus melonjak, dalam sepekan terakhir. Selain itu,...

Jadwal Serie A: Inter vs Fiorentina, Roma vs Juventus

BERITA SPORTS, ruber.id - Laga perdana Inter Milan di Liga Italia Serie A akan berlangsung di San Siro, Minggu (26/9/2020) dini hari...

Perda APBD 2021 Pangandaran Disahkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanjaan Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi disahkan.