24.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Agar Tak Dikorupsi, Rizal Ramli Usul Negara Biayai Partai Politik

SUMEDANG, ruber — Pakar ekonomi Rizal Ramli mengusulkan agar negara membiayai partai politik sepenuhnya.

Rizal menyebutkan, dengan dibiayai negara, cost politik akan lebih ringan.

BACA JUGA: Relasi Sumedang Gerilya Ajak Pemilih Pemula dan Pemuda Sukseskan Pemilu 2019

Cara ini juga bertujuan untuk meminimalisasi praktik korupsi yang kerap menjerat anggota partai politik di Indonesia.

“Negara hanya mengeluarkan Rp30 triliun. Sementara sekarang ini, meski ngakunya tidak dibiayai oleh negara, tapi hampir tiap tahun negara itu kecolongan sampai Rp75 triliun,” ucapnya saat mengisi seminar di STIE SAS, Jumat (8/2/2019).

BACA JUGA:  Edukasi Warga, Polres Sumedang Rilis Buku Vaksin COVID-19 Berbasa Sunda

Menurutnya, negara akan menghemat lebih dari Rp45 triliun jika partai politik sepenuhnya dibiayai oleh negara.

BACA JUGA:  Relasi Terbentuk, KPU Kota Tasik Targetkan 83 Persen Pemilih

“Tetapi, kalau masih ada yang nyolong, masih ada yang menyalahgunakan harus dihukum seberat-beratnya,” terangnya.

Rizal menerangkan, nantinya uang yang diberikan kepada partai politik harus diaudit secara ketat.

Sehingga, kata dia, jika terjadi penyelewengan negara wajib memberikan tindakan tegas.

“Di Amerika itu partai politik nyari dana sendiri. Dari sumbangan rakyatnya yang sudah makmur.”

“Di Indonesia juga begitu, undang-undangnya begitu juga. Tapi faktanya, rakyatnya kan masih miskin buat nyumbang partai,” tuturnya. dekha

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles