Adegan Syur Terlihat dari Luar Jendela, Warga Geruduk Hotel

Adegan Syur Terlihat dari Luar Jendela, Warga Geruduk Hotel
Foto ilustrasi oleh Aleksandr Slobodianyk dari Pexels.

BERITA NASIONAL, ruber.idSejumlah warga asal RT 3 dan 4 RW 5, Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas ramai-ramai geruduk sebuah hotel, Jumat (12/7/2019).

Warga merasa resah, karena gorden jendela kaca hotel tersebut transparan.

Sehingga, peristiwa apapun yang terjadi di dalam kamar bisa terlihat dari luar.

Hal yang bikin heboh, banyak anak kecil yang menyaksikan para tamu hotel sedang berhubungan intim.

Terdapat empat kamar di lantai dua dengan jendela kaca hotel yang hanya tertutupi oleh gorden transparan.

Berdasarkan informasi, warga sudah berkali-kali memperingatkan pemilik hotel.

Akan tetapi, pihak manajemen hotel seakan tak peduli.

“Kan baiknya, menggunakan kaca yang hitam biar tidak terlihat dari luar.”

Baca juga:  Tepergok Mesum di Hotel, Pengakuan Sepasang Pelajar di Purworejo Ini Bikin Kaget

“Kalau kita yang dewasa lihat mungkin senang, tetapi ini jika anak kecil yang melihatnya kan bisa merusak moral,” tutur warga setempat, Hari Gunawan.

“Ya mungkin tujuan pemakaian gorden transparan itu biar bisa melihat pemandangan gunung Slamet.”

“Tetapi, di bawah kamar hotel itu ada pemukiman warga, sehingga terlihat sangat jelas,” tambahnya.

Menurut Gunawan, walaupun gorden sudah ditutup, tetap saja masih tampak dari luar.

Sinar lampu kamar yang sangat terang, menambah jelas adegan para tamu hotel tersebut.

Selain mengeluhkan adegan syur para tamu, yang sering jadi tontonan anak-anak.

Warga juga resah, karena di area selokan, kerap menemukan alat kontrasepsi yang berserakan.

Ketua RT 4 RW 5, Kelurahan Purwokerto Wetan Amin Widayat menyebutkan, justru anak-anak lah yang pertama kali tahu kondisi itu.

Baca juga:  Meriahkan HUT Ke-44, BPJAMSOSTEK Gelar Giat Bersama Karyawan dan Stakeholder

“Anak-anak yang mula-mula, melihat adegan mesum itu.”

“Merusak moral, bagusnya sih hotel itu ditutup saja,” tuturnya

Karena tak pernah ada respons dari pihak hotel, walaupun warga sudah menyampaikan keluhannya.

Maka, warga berinisiatif mendatangi kembali, dengan minta bantuan pihak kepolisian.

SUMBER: Tribunnews