Pungli di Stasiun Kota Banjar, Ini Kata PT KAI Daop 2 Bandung

  • Bagikan
Pungli Di Stasiun Kota Banjar
Ada pungli di Stasiun Kota Banjar. dok/ruber.id

BERITA BANDUNG, ruber.id PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mengklaim tidak ada pungutan liar (Pungli). Terhadap moda transportasi yang menjemput atau mengantar wisatawan di Stasiun Kota Banjar.

Melansir dari laman sindonews, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Joni Martinus mengatakan, tidak ada pungli kendaraan yang masuk Stasiun Kota Banjar.

“PT KAI Daop 2 Bandung menjamin tidak ada pungli. Oleh oknum jasa transportasi tertentu kepada pihak penjemputan hotel atau biro wisata.”

“Saat beraktivitas di area Stasiun Banjar,” katanya.

Pernyataan ini ia sampaikan menanggapi adanya kabar bahwa di Stasiun Kota Banjar ada oknum yang melakukan pungli.

Baca juga:  Wagub Jabar: Jangan Ragukan Anak Belajar di Pesantren

Terhadap, moda transportasi yang hotel siapkan di Pangandaran. Saat hendak menjemput wisatawan di stasiun tersebut, belum lama ini.

PT KAI Daop 2 Bandung: Oknum Pungli Akan Kami Tindak Tegas

Joni meyakinkan, akan menindak tegas jika ada indikasi, pihak-pihak yang menghalangi penjemputan penumpang atau wisatawan di Stasiun Banjar.

Sebab, aktivitas pungli bisa menghambat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik.

“Kami yakinkan tidak ada pungutan liar di area Stasiun Banjar.”

“Dan kami persilakan untuk pihak hotel, biro travel, atau siapa pun yang akan mejemput penumpang kereta api dari Stasiun Banjar.”

“Jika ada yang menghalangi, segera sampaikan untuk segera kami tindak,” ujar dia.

Joni menambahkan, PT KAI berkomitmen untuk bersama-sama membangun wilayah Jawa Barat bagian Selatan.

Baca juga:  Kapolres Banjar Silaturahmi dengan Warga Indonesia Timur

Komitmen ini, terwujud dengan meluncurnya KA Pangandaran.

Dengan rute Gambir-Bandung-Banjar dan KA Galunggung dengan rute Bandung-Tasikmalaya.

Bahkan, kata Joni, pada masa awal peluncurannya, kereta-kereta tersebut tersedia secara gratis.

PT KAI Daop 2 Bandung, kata Joni, membutuhkan dukungan semua pihak termasuk pemerintah Kota Banjar.

Kemudian, Kabupaten Pangandaran untuk bersama-sama meningkatkan, mengembangkan potensi wisata di daerah ini. Demi kemajuan Banjar dan Pangandaran.

Sehingga, untuk memudahkan aksesibilitas menuju objek wisata di Banjar, penumpang yang hendak berwisata ke Pantai Pangandaran, Batu Karas, atau objek wisata lainnya.

Bisa langsung terjemput di Stasiun Banjar oleh pihak hotel, biro wisata atau jenis penjemputan lainnya. (Arsip ruber.id)

  • Bagikan