PEMUDA adalah ujung tombak dari kemajuan atau kemunduran suatu bangsa. Ketika anak muda berproses untuk tumbuh menjadi  berguna bagi lingkungannya, maka disitulah peradaban baru akan terbentuk menuju arah yang lebih baik. 

Pemuda-pemudi zaman now tidak akan lepas dari yang namanya berkumpul atau berkomunitas. 
Selain sebagai kebutuhan sosial untuk berinteraksi, nongkrong juga sudah jadi gaya hidup yang hits.

Tidak mau ketinggalan, tepat di Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober kemarin, telah dilaunching Pojok Millenial yang bertempat di Jalan Cut Nyak Dhien Nomor 111, Regol Wetan, Sumedang Selatan. 

Launching Pojok Millenial ini langsung dibuka oleh ownernya Muhammad Hanief Fuady selaku aktivis millenial.

#TemenNongkrong merupakan tagline yang dipilih mengisyaraktan kedekatan tanpa sekat yang nantinya diharapkan setelah berkumpul mampu membuat aksi-aksi perubahan yang positif. 

Jika di tempat nongkrong lain setiap yang berkunjung harus merogok koceknya sendiri, maka di Pojok Millenial para pemuda bisa bebas berkunjung dan menikmati fasilitas atau hidangan yang disediakan secara gratis Wifi, kopi, Teh, Indomie, dan lainnya. Tentunya dengan memiliki kartu anggota #TemenNongkrong di Pojok Millenial.

Pojok Millenial bukan hanya sekadar kafe biasa. Di sini nantinya menjadi tempat berkumpul yang akan memberikan nilai lebih atau gagasan-gagasan baru. 

Value tersebut akan diberikan melalui edukasi kepada setiap pengunjung dengan cara mengadakan diskusi-diskusi ringan yang menghadirkan komunitas dan tokoh-tokoh pegiat di berbagai bidang, seperti pendidikan, lingkungan, ekonomi kreatif, komunitas, dan lain-lain. 

Diharapkan dengan adanya suatu wadah nongkrong kreatif untuk para pemuda, nantinya dapat menambah khasanah wawasan gagasan dan memotivasi mereka agar mau dan mampu mengembangkan bakat-bakat pribadi, sehingga kualitas SDM para pemuda Sumedang meningkat dan mendorong kepada pembangunan Kabupaten Sumedang.

Muhammad Hanief Fuady yang juga pernah menjadi pembicara di "Institute of Leadership Development (ILEAD) Universitas Indonesia mengatakan bahwa pendekatan pembangunan sebuah daerah hari ini harus melalui pendekatan baru. Salah satunya "Lead by youth community".

"Kita ingin membangun daerah melalui pendekatan gaya kekinian. Dari mulai apa yg kita anak muda sukai." (*) 

Penulis: M Hanief Fuady

Owner Pojok Millenial
Pernah terpilih sebagai Best 500 of 2936 from the Asia Region for "Asia Youth International Model United Nations"