Saturday, 11 Jul 2020

7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Dipastikan Hoax, KPU Akan Laporkan Penyebarnya ke Polisi

Baca Juga

Diminta Tegas, Penertiban PKL di Garut Akan Dilakukan Bertahap

GARUT, ruber – Lagi, Pemkab Garut menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad Yani atau kawasan Pengkolan, Kecamatan Garut Kota. Walaupun penertiban sudah dilakukan...

Netizen Luapkan Kekecewaan di Twitter Gerindra dan Prabowo

  JAKARTA, ruber -- Perjumpaan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Stasiun MRT kemarin, Sabtu (13/7/2019) ternyata tak membuat semua pihak merasa senang. Terdapat kalangan warganet yang 'menyerang'...

Buka Pameran IT, Bupati Dony Soroti Percepatan Transformasi Digital di Sumedang

SUMEDANG, ruber.id -- Bertempat di Lapangan Pacuan Kuda, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka acara Pameran Informasi Teknologi (IT) dan Promosi Potensi Daerah. Menurut Dony,...

Pemerhati Lingkungan Hidup di Kota Banjar Bersihkan Sampah di Saluran Irigasi

Pemerhati Lingkungan Hidup di Kota Banjar Bersihkan Sampah di Saluran Irigasi KOTA BANJAR, ruber.id -- Beberapa anggota pemerhati lingkungan hidup melakukan kegitan bersih-bersih sampah di...

JAKARTA, ruber — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melaporkan ke polisi penyebar informasi bohong (hoax) 7 kontainer surat suara yang disebut sudah tercoblos.

Hal itu dikatakan Komisioner KPU Ilham Saputra, Kamis (3/1/2019) sebagaimana dilansir dari laman Kompas.com.

“Rencananya ke Mabes Polri, tadi sudah dilaporkan ke Cyber Crime Mabes Polri,” kata Ilham.

Pada Rabu (2/1/2019) malam hingga Kamis dini hari, jajaran KPU dan Bawaslu melakukan pengecekan ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengecek informasi itu. Berdasarkan informasi yang beredar, 7 kontainer surat suara itu ada di Tanjung Priok.

Setelah dilakukan pengecekan, KPU dan Bawaslu memastikan bahwa informasi itu tidak benar. Tidak ada tujuh kontainer surat suara yang tercoblos.

KPU baru akan memulai proses untuk pengadaan (lelang) pada awal Januari 2019 sehingga dipastikan saat ini belum ada pencetakan surat suara.

Seusai melakukan pengecekan, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, KPU meminta aparat kepolisian untuk melacak dan menangkap orang yang telah menyebarkan informasi bohong tersebut.

“Jadi orang-orang yang mengganggu pemilu kita, yang mendelegitimasi pemilu kita harus ditangkap, kami akan lawan,” kata Arief.

KPU mendapatkan informasi tentang tujuh kontainer surat suara asal China yang sudah tercoblos untuk pasangan nomor 01 ada di Tanjung Priok pada Rabu, sekitar jam 16.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi ini, KPU melakukan koordinasi dengan Bea dan Cukai, kepolisian maupun pihak terkait lainnya, hingga akhirnya diperoleh kepastian informasi itu tidak benar. tasya

Sumber: Kompas.com

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...