alda/SUMEDANG

LULUSAN Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIV tahun akademik 2016/2017 harus bisa menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Gubernur IPDN Ermaya Suradinata mengatakan, 2.014 praja yang diwisuda harus konsisten mengimplementasikan empat pilar kebangsaan.

“Bela dan jaga keutuhan Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya saat sidang senat dan wisuda praja dari berbagai jurusan mulai dari Program Diploma (DIV), Program Profesi Kepamongprajaan, Program Sarjana (S1), Program Magister (S2) MAPD dan Program Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan, di Gedung Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Senin (7/8/2017).

Wisuda kali ini, kata Ermaya, terdapat 10 praja utama yang merupakan lulusan berprestasi dari program Diploma IV dan program Strata I. 

Masing-masing praja tersebut mendapatkan penghargaan Kartika Sapta Abdi Praja bagi praja utama program Diploma IV dan penghargaan Kartika Pradnya bagi praja utama program Strata I.

Sementara, lanjut Ermaya, pada 4 Agustus 2017 lalu, pihaknya telah menyelesaikan tahapan tes seleksi masuk sekolah calon pamong praja IPDN. Dari ribuan pendaftar, setelah menjalani serangkaian tes, hanya 1.718 calon praja yang berhak ikut tes penentuan akhir (Pantukhir). (*)

loading…