BUPATI Sumedang H Dony Ahmad Munir menyerahkan CSR PLN UPK Sumedang kepada Kepala MTS Istigfarlah Imadudin, Senin (20/5/2019). bay/ruang berita

SUMEDANG, ruber — PLN UP3 Sumedang menyerahkan dana CSR kepada sejumlah yayasan di wilayah Kabupaten Sumedang, Senin (20/5/2019).

Dana CSR yang diberikan PLN senilai Rp150 juta dan diserahakan langsung oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

Penyerahan dana CSR tersebut, disaksikan oleh pejabat PLN di antaranya General Manager PT PLN (persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana.

PLN UP3 Sumedang menyerahkan CSR Rp150 juta kepada sejumlah yayasan, Senin. bay/ruang berita

Manager PLN UP3 Sumedang, Wahyu Ahadi Arouzi mengatakan, dana CSR senilai Rp150 juta tersebut dbagikan untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kami berikan untuk membangun MTS Istighfarlah, pengrajin kaki palsu dan pembangunan gedung DTA Riyaadul Wildan. Semoga itu bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya dalam sambutan.

 

Selain itu, PLN UP3 Sumedang juga turut membagikan sejumlah bantuan lainnya kepada sejumlah guru ngaji dan anak yatim.

“Kami juga berikan bantuan dari Yayasan Baitul Mall (YBM) PLN UP3 Sumedang kepada sekitar 75 guru ngaji. Lalu ada 460 paket sembako dan 100 santunan yang akan kami bagikan di bulan Ramadan ini,” ucapnya.

Di tempat yang sama, General Manajer PT PLN (Persero) unit Induk Distribusi Jabar Iwan Purwana berharap agar PLN dapat terus melayani dan bermanfaat bagi mmasyarakat luas, khususnya Kabupaten Sumedang.

“Semoga PLN semakin baik, sehingga kami bisa melakukan kegiatan sosial lagi dan keagamaan dengan lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengapresiasi kegiatan PLN dalam membagikan dana CSR kepada sejumlah yayasan yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Saya sangat bersyukur, karena CSR-nya bersinergi dengan pemerintah. Baik itu bidang sosial maupun bidang keagamaanya,” katanya.

Salah satu penerima dana CSR, Kepala MTS Istigfarlah Imadudin menyambut baik dengan adanya pembagian dana CSR dari PLN UP3 Sumedang.

“Kami hampir 7 tahun tidak pernah dapat bantuan. Dan sekarang Alhamdulillah dapat bantuan,” sebut Imadudin.

Imadudin menerangkan, awalnya, pihaknya mengajukan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Tujuannya, untuk menampung siswa korban bencana alam Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang

“Ternyata bantuan diterima sebesar Rp50 juta. Jadi besar kemungkinan uang ini akan dialihfungsikan untuk pembangunan ruang perpustakaan. Dan kami juga akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” tuturnya. bay