ilustrasi/net

TASIKMALAYA, ruber – Diduga kena guna-guna alias gendam, pengusaha mukena asal Cimawate, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, merugi hingga Rp7 juta.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku gendam tidak mengambil uang melainkan barang hasil produksi.

Dilansir dari laman detikcom, pengusaha mukena asal Tasikmalaya, Yani Suryani menceritakan saat dirinya menjadi korban.

Saat itu, Kamis (11/4/2019), dia mengaku kedatangan dua orang pria dan wanita ke rumah produksi miliknya.

Keduanya datang menggunakan sepeda motor jenis matik. Mereka memiliki ciri-ciri perempuan bertubuh pendek-gempal dan seorang pria paruh baya berbadan kecil.

Keduanya berpura-pura membeli mukena untuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

“Kemudian mereka bawa satu karung mukena, isinya 5 kodi. Katanya mau bayar di ATM,” ujar Yani di laman detikcom, Ahad (14/4/2019).

Karena akan bayar di ATM, Yani pun meminta adiknya ikut bersama kedua orang tersebut.

Di tengah perjalanan, adik Yani tiba-tiba lupa ingatan dan diduga terkenan gendam oleh pelaku.

“Adik saya dihipnotis juga, malah disuruh pulang usai dikasih uang Rp40.000,” katanya.

Akibat kejadian ini, 5 kodi atau 100 mukena hasil produksi senilai Rp7 juta raib digondol keduanya. Kini Yani telah melaporkan kejadian itu ke kepolisian. luvi

loading…