CAGAR Alam Kamojang, Garut. net

GARUT, ruber — Ratusan aktivis lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Save Garut terus melakukan aksi unjuk rasa menolak penurunan status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan menjadi Taman Wisata Alam (TWA).

Ratusan aktivis menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Simpang Lima, Garut, Kamis (14/3/2019).

Massa aksi yang berkumpul di Bundaran Simpang Lima membawa keranda mayat tanda matinya pemerintahan.

Pengunjuk rasa juga melakukan aksi teatrikal dengan simbol pejabat membawa seseorang.

Para aktivis menganggap surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yakni SK.25/Menlhk/Setjen/Pla.2/1/2018 tentang Perubahan Cagar Alam (CA) menjadi TWA.

“Masyarakat belum banyak yang tahu perihal perubahan status CA menjadi TWA ini.”

“Padahal CA ini jadi tempat berlindung satwa dan ekosistem di dalamnya,” ujar Koordinator Aliansi Save Garut, Riana di laman tribunnews.com, Kamis (14/3/2019).

Mereka dengan tegas menolak keras penurunan status ini.

“Seharusnya pemerintah tahu kalau gunung dengan status CA tidak boleh diubah statusnya,” katanya.

Gunung Guntur hampir 70%-nya merupakan wilayah CA.

Namun sampai sekarang belum ada perhatian lebih dari BKSDA. Buktinya banyak kerusakan alam yang terjadi.

Untuk Gunung Palandayan, wilayah Tegalpanjang akan diturunkan statusnya menjadi TWA. red

SUMBER: tribunnews.com

loading…