ilustrasi/net

TASIK KOTA, ruber — Jajaran Polres Tasikmalaya Kota menangkap dua pengedar ganja dan sabu-sabu.

Dilansir dari laman tribunnews.com, dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa ganja kering seberat sekitar 5 kilogram dan sabu-sabu 34.21 gram.

Selain itu, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota juga mengamankan satu buah bong, dua timbangan elektrik, sejumlah ponsel, dan satu buah kartu ATM.

Kesemua barang bukti itu diamankan dari Rihlan Imadudin, 34, dan Adin Wahyudin, 34.

Keduanya diketahui merupakan warga Kabupaten Ciamis.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyebutkan bahwa untuk tersangka Adin Wahyudin perannya hanya sebagai kurir.

“Pengungkapan berawal dari keberhasilan menangkap satu kurir, saat pendalaman kami berhasil mengungkap yang lebih besar.”

“Kami tangkap di Ciamis tapi lokasi penjualan Tasikmalaya,” kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf, Kamis (14/3/2019) di laman jabar.tribunnews.com.

Febry menyebutkan, satu orang yang berperan sebagai pengedar merupakan residivis dalam kasus serupa.

“Dengan keberhasilan pengungkapan ini, kami setidaknya menyelematkan sebanyak 20.000 generasi muda di Tasikmalaya,” ujar Febry.

Untuk asal barang ilegal tersebut, pihak polisi saat ini masih melakukan pendalaman.

“Melihat barang bukti yang ada ini merupakan jaringan yang cukup besar di Priangan Timur. Ada kemungkinan ada kaitan dengan sindikat besar di luar kota,” jelasnya.

Selain berperan sebagai pengedar dan kurir, kedua terangka setelah dilakukan pengecekan tes urine oleh polisi, ternyata sebagai pemakai.

Tersangka dijerat Pasal 111 ayat dua UU RI Nomor 35/2009 juncto Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2.

Ancaman hukuman minimal 7 tahun kurungan penjara.

Sementara untuk sang kurir dijerat dua pasal yang sama yakni 111 dan pasal 114 ditambah pasal 127 ayat 1 hurup a, dengan kurungan 5 tahun penjara. red

SUMBER: tribunnews.com

loading…