ruber — R Ahmad Maulana, 18, nelayan asal Blok Kedung Dawa RT 01/01 Desa Kedungdawa Kecamatan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu ditemukan tewas di Perairan Sadewa, Kabupaten Karawang, Ahad (17/2/2019).

Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan Basarnas Bandung Joshua Banjarnahor mengungkapkan, Ahmad ditemukan petugas gabungan pada operasi SAR hari ke-5 di Perairan Sadewa, Karawang.

“Pada hari ke-5 ini, kami menemukan seorang nelayan Kapal Nelayan Sinar Laut dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya dalam rilis yang diterima ruber, Ahad siang.

Diketahui, Kapal Nelayan Sinar Laut terbalik akibat terhantam ombak saat melaut di wilayah Perairan Sadewa, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Minggu (10/2/2019) lalu.

“Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan visum di rumah sakit oleh pihak inafis Polres Karawang dan Polair Polres Karawang,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penyisiran menggunakan Kapal Nelayan KM. Hasil Laut 103; KM. Hasil Laut 106; dan KM. Hasil Laut 231.

“Penyisiran dari Tanjung Pakis ke arah barat Pantai Muara Bungin dan Pantai Cagar Batavia dengan jarak 15 kilometer, menggunakan 2 unit LCR Kansar Bandung,” sebutnya.

Lalu, kata dia, penyisiran juga dilakukan dari BTKP Tanjung Priok hingga Perairan Muara Gembong dan Perairan Bendera Bekasi, menggunakan 1 unit RIB 03 Jakarta.

“Dengan ditemukannya satu orang nelayan. Saat ini, kami masih melakukan pencarian 3 orang nelayan lainnya atas nama Dray, 24, ABK; Usin, 19, ABK; dan Asep, 35, ABK,” ucapnya. luvi

loading…