SUMEDANG, ruber — Usai dilantik beberapa waktu lalu, Relawan Demokrasi (Relasi) KPU Kabupaten Sumedang gencar melakukan sosialisasi ke lapangan.

BACA JUGA: ‘Nganjang’ ke Sumedang, Itje Soroti Kondisi Jalan dan Nasib Warga Terdampak Waduk Jatigede

Mereka mengajak masyarakat berpartisipasi pada Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Apa yang dilakukan Relawan Demokrasi tersebut dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019.

Alfi, salah satu Relawan Demokrasi segmentasi pemilih yang melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para pemilih muda kepada ruber mengatakan, sebagai Relawan Demokrasi harus aktif di lapangan.

“Karena tugas kita di lapangan tidak mudah serta berusaha bagaimana caranya agar masyarakat yang mempunyai hak pilih menyalurkan hak pilihnya dengan target 82% partisipasi pemilih,” katanya.

“Saya juga mengajak para pemilih muda untuk turut serta menggunakan hak pilihnya.”

Sementara Rendi, salah satu pemilih muda yang hadir di acara sosialisasi menyambut baik kehadiran para Relawan Demokrasi.

“Karena saya bersama teman-teman sangat membutuhkan sekali informasi tentang tata cara pemilu. Saya juga ingin mengetahui jumlah surat suara yang harus dicoblos serta berapa jumlah calon kandidat yang harus dipilih pada Pemilu 17 April 2019 nanti,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Relawan Demokrasi sengaja dilantik untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dan menyalurkan hak pilihnya. Serta menginformasikan kepada para pemilih tentang tata cara mencoblos agar tidak terjadi golput atau suara tidak sah pada Pemilu 2019.

Relawan Demokrasi terbagi menjadi 11 segmentasi. Yakni segmentasi berkebutuhan khusus, keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, dan penyandang disabilitas.

Lalu, segmentasi kaum perempuan, kaum marginal, komunitas, Relawan Demokrasi, netizen (warganet) dan segmentasi keagamaan. ak

loading…