PANGANDARAN, ruber — Tahun ini, Pemerintah Daerah Pangandaran menganggarkan Rp5.9 miliar untuk pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jembatan.

BACA JUGA: 8 Desa di Pangandaran Ditetapkan Tertinggal, Ini Penjelasan Dinsos

Menurut Kepala Bidang Binamarga, Dinas Pekerjaan Umun Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRTRKP) Ade Kuswaya, ada 82 jembatan di Kabupaten Pangandaran.

“Anggaran Rp5.9 miliar tersebut dibagi menjadi empat paket pekerjaan,” ungkapnya.

Empat paket pekerjaan tersebut terdiri dari satu paket pembangunan, dua paket rehabilitasi dan satu paket pemeliharaan.

“Untuk pembangunan jembatan akan dilaksanakan di Jembatan Cisempu di Kecamatan Cimerak dengan anggaran Rp4 miliar yang bersumber dari APBD,” tambahnya.

Sedangkan, untuk rehabilitasi jembatan dilaksanakan di jembatan Cisamping, Kecamatan Cijulang dan jembatan Jumleng Desa Jadimulya, Kecamatan Langkaplancar.

Sementara untuk pemeliharaan jembatan akan dilaksanakan di Jembatan Bailey Citayam, Kecamatan Pangandaran.

Anggaran untuk rehabilitasi Jembatan Cisamping, kata Ade, dianggarkan Rp1 miliar dari APBD dan untuk Jembatan Jumleng dianggarkan Rp700 juta dari APBD.

“Sementara anggaran untuk pemeliharaan di Jembatan Bailey Citayam, Rp200 juta yang bersumber dari APBD,” ujarnya.

Ade menjelaskan, kondisi bangunan jembatan terdiri dari 4 bagian. Yakni bangunan bagian atas, bagian bawah, bangunan bagian fondasi dan bangunan bagian lantai.

“Saat ini kondisi bagian tersebut ada yang rusak ringan, rusak berat dan baik,” jelas Ade.

Ade pun merinci kerusakannya. Untuk bagian bangunan atas jembatan yang dalam kondisi rusak ringan sebanyak 46, rusak berat 13 dan baik 11. Sedangkan bagian bawah kondisi rusak ringan sebanyak 64, rusak berat 3 dan baik 14.

Untuk kondisi fondasi, jembatan dalam kondisi rusak ringan sebanyak 18, rusak berat 49 dan baik 15. Sementara kondisi lantai dalam keadaan rusak ringan sebanyak 61, rusak berat 6 dan baik 14. red

loading…