BANJAR, ruber — BNNK Ciamis bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar merazia Lapar Kelas III Banjar, Kamis (7/2/2019).

Sebanyak 15 personil BNNK Ciamis dan 10 anggota Satresnarkoba Polres Banjar diturunkan dalam razia ini.

BACA JUGA: Tepergok Bawa 11 Paket Sabu ke Lapas Ciamis saat Besuk, Wanita Ini Diciduk Polisi

Mereka menggeledah satu persatu kamar di Lapas Banjar dan dibantu para petugas lapas.

Hasilnya, dari tes Urine di Blok B, dari 38 warga yang diperiksa, ditemukan ada 10 warga yang positif, dan blok A dari 5 warga yang diperiksa ada 2 yang positif.

Selain itu, ditemukan ada yang menyimpan uang hingga Rp27 juta, juga ditemukan ada salah satu ruangan dengan fasilitas lengkap.

Seperti televisi, beberapa handphone, kabel-kabel, charger HP, silet dan benda tajam lainya yang disimpan di bawah tempat tidur warga binaan.

Kepala BNNK Ciamis AKBP Yaya Satyanagara mengatakan, tujuan pengecekan dari BNNK ini yakni untuk membersihkan narkoba di lingkunhan Lapas.

Karena, sejauh ini belum ada lingkungan Lapas yang benar-benar bersih dari narkoba.

“BNN berusaha mewujudkan lapas yang ada di wilayah masing-masing itu bisa bersih dan steril dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” katanya didampingi Kasatresnarkoba Polres Banjar AKP Usep Supiyan di lapas.

BNNK Ciamis, kata dia, sejauh ini sudah memaksimalkan tugas untuk menekan angka peredaran narkoba.

“Di luar lapas, kami juga berusaha menangkap pecandu narkoba untuk direhabilitasi. Pengedar dan bahkan sampai dengan kurir kami berhentikan dan kami lacak dari mana sumbernya dan ujung-ujungnya dari dalam lapas,” terang Yaya.

Yaya menjelaskan, agenda BNNK Ciamis saat ini melaksanakan pengecekan di semua blok dari mulai blok khusus narkoba sampai blok yang sudah mendekati masa keluar.

“Hal itu dilakukan, karena BNN tidak menyimpan kepercayaan bahwa blok itu sudah bersih. Makanya, kami cek semua blok dan setelah dilakukan tes urine, ditemukan ada beberapa warga binaan yang positif,” ungkapnya.

Yaya menambahkan, dalam memberantas narkoba, BNNK Ciamis mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sama.

Mulai dari, kepolisian sampai dengan kemenkuham yang ada dalam lapas, bagaimana caranya para WBP tidak lagi menggunakan narkoba, karena itu tugas bersama.

“Dan kami buktikan Lapas Banjar benar-benar streril. Jika menemukan oknum yang terlibat kami serahkan kepada pihak yang berwenang,” ucapnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas III Banjar Agus wahyono mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan program dari lapas.

Dan memang, lapas sedang mencanangkan program bersih-bersih dari dalam lapas.

“Kami bersama BNN terus berperang melawan narkoba, dan juga membersihkan lapas dari barang-barang yang dilarang,” katanya.

Agus mengaku, pihaknya bersama BNN sedang mewacanakan Lapas III Banjar menjadi lapas Bersinar (bersih dari Narkoba).

Selain itu, juga menjadikan lapas Kelas III Banjar menjadi lapas percontohan di wilayah Priangan Timur.

“Saya berharap, Lapas kelas III Banjar bisa menjadi lapas percontohan di wilayah Priangan Timur dengan menjadi lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba),” harapnya. agus purwadi

loading…