TASIKMALAYA, ruber — Pada 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data penduduk miskin di Indonesia mencapai 16.31 juta orang.

Angka ini turun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 17.10 orang.

BACA JUGA: Peka Cahaya, Ikan Caroang Tusuk Leher Nelayan di Pangandaran Hingga Tewas

Penurunan angka kemiskinan tersebut diklaim Kementerian Pertanian (kementan) dipengaruhi kemajuan pembangunan pertanian yang mampu menyediakan pendapatan untuk petani dan bahan pangan untuk masyarakat dengan harga stabil.

Salah satu program Kementan yang dianggap bisa mengentaskan kemiskinan adalah program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA).

Melalui program tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman optimis kemiskinan bisa dientaskan.

Setelah melakukan bedah kemiskinan di beberapa kabupaten, kini giliran Kabupaten Tasikmalaya yang disambangi Mentan, Jumat (11/1/2019).

Menteri Amran meninjau langsung program BEKERJA di Desa Kiara Jangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Amran yang didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau langsung bantuan yang diserahkan enam bulan lalu.

“Kami meninjau ayam yang dibagikan sebanyak 50 ekor untuk tiap keluarga miskin, dan Alhamdulillah kini sudah terlihat hasilnya. Ayamnya sudah pada bertelur,” ungkapnya.

Satu tahun terakhir, Amran menyebutkan Kementan sudah membagikan sebanyak 20 juta ekor ayam kampung untuk warga miskin di seluruh Indonesia.

Dan untuk Tasikmalaya, dibagikan sebanyak hampir 600 ekor ayam kampung petelur unggul yang diberikan kepada 11 ribu lebih Rumah Tangga Miskin (RTM) dan menyerahkan bantuan 96 unit mesin tetass kepada 48 Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Khusus untuk Jawa Barat, nantinya akan ditambah lagi sebanyak 2 juta ekor ayam kampung,” ujarnya.

Amran menegaskan program BEKERJA merupakan pengejewantahan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo agar program kementerian harus fokus pada upaya peningkatan pendapatan dan daya beli mayoritas rumah tangga miskin yang bekerja di sektor pertanian maupun informal di pedesaan, bersinergi dengan pemerintah daerah.

Pada kesempatan tersebut juga, Amran memimpin langsung gerakan makan telur dengan mengajak beberapa warga naik podium dan menyerahkan bantuan ayam.

“Dengan membaca bismilahi rahmani rahim, gerakan makan telur ayam dibuka,” seru Amran sambil memakan telur ayam yang diikuti seluruh warga yang hadir. ayana/js

loading…